Yelna's Hope

This website is a valuable resource that presents a wealth of professional experience and the unique point of view of Yelna Yuristiary. Yelna generously shares her insights, knowledge, and expertise, with the hope that readers can use the information to enhance their own understanding, make informed decisions, and achieve their goals.

Sunday, January 25, 2015

Ruang dan Waktu ( Space and Time ) --- A poem


Memimpikan merpati tidak bersayap
Sama halnya dengan mengharap semanggi berdaun empat
Berharapkan bintang akan menjadi gelap
Serupa kiranya dengan berpikir matahri akan terbit dari barat
Begitu pula dengan kidung yang kita buat
Tidak hendak berpisah
Namun bertemu saja tak sempat
Tidak hendak gelisah
Senangpun tidak pernah mengecap

Kisah ini adalah bukti takdir begitu kuat
Bukan hanya terbatas oleh ruang dan waktu
Melainkan juga segala prasyarat
Bukan hanya terlambat bertemu
Namun untuk jauh pun kita tak pernah dekat

Kisah ini bagaikan orang yang tersesat
setelah sebelumnya amnesia
Tidak hanya sempat berucap
karena sudah terpisah sebelum kehidupan menginjak usia
Kita memang terpisah segalanya
Bukan hanya ruang dan waktu
Tetapi sejak awal kita melangkah

------- English Version --------

Dreaming about dove doesn't have a wing
It similar with a hope of clover with four leaf
Hoping stars will be darkened 

It similar with the sun will rise from the west
It's same with our hymns that we made
It's not break
Because it never meet
It's not to be restless
Because it never to be happy

This story is an evidence that the powerfull of destiny
Not only limited by space and time
But also all the prerequisites
Not only about a late converge
Because we never ever be too close

This story is like a man who lost
after he got amnesia
Not only had time to utter
because already separated before the age of life
We did everything apart
Not only limited by space and time
But from the beginning we took a step

Sunday, January 18, 2015

ADAKALANYA

Terkadang bukan hujan yang akan datang
Melainkan lebih angin topan yang mengguncang
Terkadang bukan arus lembut yang bertandang
Melainkan ombak ganas yang menghantam dengan garang
Aku dan kau tak pernah tau kapan kita berkenalan
Tidak juga tau kapan hujan akan menjadi teman
Hingga waktu menjawab semua pertanyaan
Tentang kita dan segenap perasaan

Adakalanya malam menjadi tuli
Tak mendengar dengan mata hati
Adakalanya pagi tidak lagi sepi
Karena penuh dengan kasak kusuk orang yang takut terhenti oleh mati
Adakalanya aku dan kau tidak sehati
Meskipun alur hidup menunjukkan kita sahabat sejati
Adakalanya kau akan kembali
Ketika kapalku telah menepi dan kota ini telah mati


Depok, 18 Januari 2015
di sela-sela aktifitas mengetik novel 'Syahlah'

Wednesday, January 07, 2015

It's not too late

Well...
Tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai buat target-target di tahun ini meskipun sekarang sudah tanggal 7 menuju tanggal 8.

Akhir-akhir ini aku sering disibukkan dengan urusan-urusan yang ternyata tidak terlalu penting seperti berkutat dengan handphone dan terkadang senyum sendiri, kesal sendiri dan semacamnya. Tapi, baru beberapa jam yang lalu, gangguan itu akan segera hilang. Selamanya....

Hahahaha....
Asik-asik.

Okelah, untuk di tahun 2015 ini sebenarnya banyak pencapaian yang ingin dicapai. Dan itu semua pernah aku tuliskan di kertas yang dulu pernah ditempel di kosan Wisma Enelis. Tapi kira-kira kertas itu kemana ya?
Daripada bingung, mending sejak sekarang aku tetapkan target pertama untuk tahun ini adalah mendokumentasikan setiap hal yang aku lakukan. Supaya ada catatan hari-hari kita dihabiskan dengan apa saja. Tidak lagi wasting time dengan jaringan yang tidak jelas juntrungannya.

Sejujurnya hari ini perasaanku sedikit tidak enak. Tapi lain kali aku ceritakan (kalau kita bertemu). Hahaha... Tapi semoga tak akan pernah deh. Nggak pingin juga kalau begini. Nanti ketahuan dong...

Jadi, kesimpulannya dari tulisan ini, it's not too late untuk menyadari bahwa selama ini aku selalu menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak perlu. OK! Sekarang sudah tahun 2015, saatnya untuk BERUBAH. Totally deformed...

You'll see how valuable Yelna later...
After today, after this time.

Entri Populer